Amnesti Pajak Bagian 1: Apa itu Amnesti Pajak?

Sehubungan dengan diberlakukannya Undang-undang Amnesti Pajak dan peraturan pelaksanaannya, banyak pertanyaan yang muncul dari masyarakat yang ingin tahu lebih detail mengenai deskripsi program Amnesti Pajak baik dari sisi pemahaman pengertian, ketentuan, implementasi teknis sampai dengan berbagai praktik yang terjadi di lapangan. Lebih lagi jangka waktu implementasi Undang-undang Amnesti Pajak yang relatif singkat yaitu sampai dengan 31 Maret 2017, membuat masyarakat semakin rajin tiap harinya untuk update pengetahuan tentang tax amnesty. Untuk memberikan pemahaman mengenai Amnesti Pajak, tim Redaksi menghadirkan Tax Amnesty tulisan ini dengan agar masyarakat memperoleh pemahaman mengenai tax amnesty (Amensti Pajak).

Apa itu Amnesti Pajak?

Berdasarkan pada UU no 11 Thn 2016 tentang pengampunan pajak telah dijelaskan mengenai definisi dari tax amnesty. Tax amnesty atau juga disebut dengan pengampunan pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikena sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidanan di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap Harta dan membayar Uang Tebusan.
UU Pengampunan Pajak atau juga disebut amnesti pajak, yang bahkan sudah digugat untuk uji materi di Mahkamah Konstitusi. Sudah didukung dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 118/PMK.03/2016 tentang Pelaksanaan UU No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak dan PMK No. 119/PMK.03/2016. Tentang Tata Cara Pengalihan Harta Wajib Pajak ke Dalam Wilayah NKRI dan penempatan pada Instrumen Investasi di Pasar Keuangan dalam rangka Pengampunan Pajak. Lebih lanjut Ditjen Pajak juga telah menerbitkan Peraturan DJP No: PER-07/PJ/2016 tentang Dokumen dan Pedoman Teknis Pengisian Dokumen dalam Rangka Pelaksanaan Pengampunan Pajak serta Surat Edaran No: SE-30/PJ/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengampunan Pajak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X