Laporan Keuangan

Laporan Keuangan

Setelah semua transaksi untuk satu periode dicatat di dalam persamaan akuntansi sebagaimana dilakukan di atas, langkah selanjutnya adalah menyajikan pencatatan tersebut dalam laporan, yang disebut dengan laporan keuangan. Laporan keuangan terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Dalam bab ini hanya dijelaskan cara menyusun neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas dari persamaan akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi sebagaimana contoh di atas. Laporan yang pertama kali disusun adalah laporan laba rugi, kemudian laporan perubahan ekuitas, neraca dan laporan arus kas. Alasan urutan penyusunan laporan keuangan yang demikian dijelaskan pada bagian-bagian berikut.

Baca juga: Materi Lengkap Pengantar Akuntansi 1
Baca juga: Bentuk dan Jenis Akun

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai pendapatan dan beban-beban selama satu periode. Dalam contoh Fotocopy Bersamaria ini, periode tersebut adalah selama bulan Juli 20X0, atau satu bulan. Laporan laba rugi disusun berdasarkan transaksi yang mempengaruhi pos ekuitas di luar setoran dan penarikan oleh pemilik (prive). Perubahan tersebut terjadi akibat pendapatan dan beban-beban selama satu periode pembukuan, dalam contoh ini adalah selama bulan Juli 20X0. Transaksi yang mempengaruhi ekuitas tersebut dalam persamaan akuntansi di muka disimbolkan dengan P untuk pendapatan, B untuk beban. Berdasarkan data persamaan akuntansi pada tabel 2-1 di atas dapat disusun laporan laba rugi Fotocopy Bersamaria untuk bulan Juli 20X0 seperti berikut ini.

laporan laba rugi

Daril laporan laba rugi di atas terlihat bahwa selama bulan Juli 20X0, Fotocopy Bersamaria memperoleh laba bersih sebesar Rp 4.425.000. Laba ini merupakan hak pemilik, karena itu ditambahkan ke modal pemilik (Modal Tn. Ibrahim), sebagaimana diperlihatkan dalam laporan perubahan ekuitas berikut.

Laporan Perubahan Ekuitas

Baca Juga: Bentuk Badan Usaha dan Jenis Perusahaan
Baca juga: Mencari data Peredaran Saham di Yahoo Finance

Laporan keuangan kedua yang dapat disusun dari persamaan akuntansi di muka adalah laporan perubahan ekuitas. Fungsi laporan perubahan ekuitas adalah laporan yang menjelaskan sebab-sebab terjadinya perubahan ekuitas selama satu periode pembukuan. Seperti contoh di muka, modal Tn. Ibrahim pada saat pendirian perusahaan hanya Rp 75.000.000, pada tanggal 31 Juli 20X0 dari tabel persamaan akuntansi saldo modal Tn. Ibrahim naik menjadi Rp 78.175.000. Kenaikan sebesar Rp 3.175.000 tersebut akan dperlihatkan dalam laporan perubahan ekuitas berikut ini.

laporan perubahan ekuitas

Dari tabel di atas terlihat bahwa, ekuitas (modal) awal periode pembukuan yang merupakan modal yang disetorkan oleh Tn. Ibrahim berjumlah Rp 75.000.000, kemudian laba bersih yang diperoleh selama periode pembukuan adalah Rp 4.425.000 sehingga jumlah ekuitas yang tersedia naik menjadi Rp 79.425.000. Kemudian dalam periode tersebut Tn. Ibrahim melakukan penarikan (pengambilan prive) sebesar Rp 1.250.000, jumlah ini mengurangi modal yang bersangkutan, sehingga pada akhir periode pembukuan saldo ekuitas (modal Tn. Ibrahim) menjadi Rp 78.175.000. Jumlah ini merupakan saldo ekuitas yang tersaji dalam neraca, sebagaimana dijelaskan pada bagian berikut.

Neraca

Neraca adalah laporan keuangan yang menyajikan posisi aset, liabilitas dan ekuitas pada satu tanggal tertentu. Pada contoh di atas, neraca Fotocopy Bersamaria adalah neraca per 31 Juli 20X0. Neraca tersebut disusun berdasarkan angka yang diambilkan dari saldo-saldo pos yang ada pada tanggal 31 Juli dalam persamaan akuntansi yang disajikan dalam tabel 2-1. Neraca tersebut disajikan dalam tabel 2-4 berikut.

laporan arus kas

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas, adalah laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai sumber-sumber dan penggunaan kas selama satu periode akuntansi. Sumber dan penggunaan kas tersebut terdiri dari tiga komponen, pertama sumber dan penggunaan kas (arus kas) dari aktivitas operasi, kedua dari aktivitas investasi dan ke tiga dari aktivitas pendanaan.

Baca juga: Persamaan Akuntansi
Baca juga: Pengguna Informasi Akuntansi

Arus kas dari aktivitas operasi menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran kas yang menyangkut operasi perusahaan. Laporan Arus kas dari aktivitas operasi berbeda dengan jumlah laba, karena terdapat beban yang tidak dibayar secara tunai. Arus kas dari aktivitas investasi adalah kas yang digunakan untuk pembelian aset tetap. Jika aset tetap dijual, maka hasil penjualannya merupakan sumber kas dari aktivitas investasi. Sedangkan arus kas dari aktivitas pendanaan adalah arus kas yang berhubungan transaksi investasi (penyetoran modal) serta penarikannya kembali oleh pemilik (pemegang saham) dan penerimaan serta pengembalian pinjaman jangka panjang.

Berdasarkan contoh perusahaan jasa Fotocopy Bersamaria di atas, laporan arus kas untuk bulan Juli 20X0 terlihat sebagai berikut.

neraca

Kas yang diterima dari pelanggan, adalah kas hasil penjualan atau pendapatan atas jasa fotocopy dan penjilidan. Sementara pembayaran untuk beban operasi adalah sebesar pengeluaran tunai (tidak termasuk pembebanan biaya listik, telepon yang belum dibayar, beban penyusutan, beban sewa dan supplies). Pembayaran kepada kreditur adalah jumlah uang kas yang dikeluarkan untuk pembayaran sewa dimuka sebesar Rp 4.800.000 dan pembayaran hutang pembelian supplies Rp 2.000.000. Arus kas dari aktivitas investasi merupakan pengeluaran kas untuk pembelian mesin fotocopy Rp 50.000.000 dan peralatan Rp 10.000.000. Sedangkan arus kas dari aktivitas pendanaan adalah setoran modal dari pemilik sebesar Rp 75.000.000 dan dikurangi dengan pengambilan pribadi (prive, pada perserotan terbatas pembayaran kepada pemilik atau pemegang saham disebut dengan deviden) sebesar Rp 1.250.000.

Baca juga: Bidang-bidang Akuntansi
Baca juga: Pencatatan Transaksi dengan Persamaan Akuntansi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X