Persamaan Akuntansi

Persamaan Akuntansi

Akuntansi berperan mengolah data keuangan menjadi informasi akuntansi yang akan digunakan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan dengan perusahaan. Data keuangan berasal dari transaksi-traksaksi usaha atau transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan. Bab ini menjelaskan hubungan antara transaksi-transaksi yang terjadi dengan akuntansi. Hubungan tersebut diperlihatkan dalam bentuk persamaan akuntansi, persamaan tersebut diolah sedemikian rupa untuk menghasilkan laporan keuangan. Persamaan akuntansi merupakan gambaran bagaimana suatu aset, liabilitas dan ekuitas saling berhubungan. Selanjutnya persamaan akuntansi ini merupakan dasar mekanisme pencatatan transaksi di dalam akuntansi dalam menghasilkan informasi akuntansi atau laporan keuangan.

Baca juga: Materi Lengkap Pengantar Akuntansi 1
Baca juga: Transaksi Keuangan dan Pengukuran Akuntansi

Persamaan akuntansi menggambarkan hubungan timbal balik antara kekayaan dan sumber kekayaan. Jumlah kekayaan yang ada dalam sebuah perusahaan sama dengan jumlah yang dilepaskan oleh pemilik sumber kekayaan itu. Secara matematis dapat digambarkan sebagai berikut:

persamaan akuntansi

Dalam akuntansi kekayaan disebut dengan aset atau harta. Aset berasal dari dua sumber, yaitu dari pemilik dan dari bukan pemilik. Kekayaan yang bersumber dari pemilik, dalam akuntansi disebut dengan ekuitas (equity) atau modal dan yang bersumber bukan pemilik disebut dengan liabilitas (liability) atau hutang. Oleh karena itu persamaan akuntansi di atas dapat dirubah menjadi:

persamaan akuntansiPersamaan Akuntansi

Baca juga: Materi Lengkap Pengantar Akuntansi 1
Baca Juga: Bentuk Badan Usaha dan Jenis Perusahaan

Persamaan di atas menunjukkan posisi keuangan perusahaan. Semua transaksi akan mempengaruhi posisi keuangan tersebut. Oleh karena itu setiap transaksi dapat dinyatakan dalam bentuk pengaruhnya terhadap ketiga unsur yang terdapat dalam persamaan akuntansi, yakni aset, liabilitas dan ekuitas. Aset dapat bertambah dan berkurang. Pertambahan aset dapat diakibatkan oleh setoran modal dari pemilik, atau pembelian aset dengan kredit dan karena pertambahan akibat adanya penghasilan atau laba. Berkurangnya aset dapat karena pemakaian dalam operasi perusahaan untuk mendapatkan penghasilan, penjualan barang, pembayaran hutang dan pengembalian modal dan pembayaran deviden kepada pemilik. Sementara liabilitas bertambah karena adanya peminjaman dana dari kreditur, pembelian barang atau jasa dengan kredit. Dan berkurang karena adanya pembayaran kepada kreditur. Sedangkan ekuitas bertambah karena adanya setoran modal dari pemilik dan terciptanya pendapatan atau laba, dan berkurang karena adanya penarikan kembali modal oleh pemilik dan perusahaan dan pembagian deviden atau pembagian laba.

Baca juga: Materi Lengkap Pengantar Akuntansi 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X